Tampilkan postingan dengan label conversation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label conversation. Tampilkan semua postingan

30 November 2016

Masih Tentang Pria Ini

Ingat pria ini?
Iya, ini masih tentang dia.
Dengan kondisi dan situasi yang lumayan berbeda sekarang.
Lebih bahagia?
Iya, karena pria ini masih di sini, sampai detik ini dan lebih nyata.

Kekasih, sahabat, atau saudara?
Saya juga bingung mau melabelinya dengan apa.
Toh tidak semua harus diberi label kan?
Nanti saja diberi labelnya (kalau memang jodoh :p)

Tuhan,
Terima kasih sudah mempertemukan saya dengan pria ini.
Suatu kesyukuran yang tidak akan pernah kusesalkan.
Dia sudah mengajarkan saya banyak hal, banyak sekali.
Terima kasih juga sudah menjawab doa-doaku (yang salah satunya adalah tentang dia)
Jujur saja, dia ini juga yang menjadi pemicu saya ingin mengenal-Mu lebih jauh.
Walaupun kami masih sering melanggar ketentuan-Mu. Hehe.
Ampuni kami, ya.

Tuhan,
Kehendak kami tidak akan kami paksakan.
Semua diserahkan pada-Mu.
Apapun yang terjadi nanti.
Bagaimanapun jalan yang telah Kau siapkan.
Berikan yang terbaik untuk kami.
Dan damaikanlah hati kami.
Apapun itu.
Aamiin.

13 Agustus 2013

Kisah Saidjah dan Adinda


Video di atas adalah pelengkap dan alasan saya ingin menceritakan kisah Saidjah dan Adinda. Akhir-akhir ini saya sering nonton video-video The Trees and The Wild di Youtube, nah salah satunya yang di atas itu, video live performance mereka yang menyanyikan lagu yang berjudul Saija di ARTE Festival 2013.
"Saija remuk,
dan dia kan sadar,
yang tak diam dengannya,
hanya waktu."
Nah itu dia lirik lagu dari Saija, singkat (tapi kok videonya sampai 9 menit? Nah itu dia The Trees and The Wild, their music speaks louder than words!), bikin penasaran, sebenarnya siapa Saija ini? Saya googling deh (manusia era sekarang, penasaran mengarah ke google) dan menemukan blog tumblr yang membedah lagu Saija, di sini

Saija yang dimaksud dalam lagunya The Trees and The Wild itu adalah Saidjah, salah satu tokoh yang ada dalam buku Max Haveelar karya Eduard Douwes Dekker alias Multatuli. Yang sering perhatiin pelajaran IPS pas SD pasti ga asing lagi deh sama nama penulisnya :p

Saya telusuri lagi mengenai kisah Saidjah ini. Dan menemukan banyak referensi. Baiklah, izinkan saya untuk berdongeng secara singkat sesuai dengan referensi yang saya dapatkan. Here I go.

Saidjah adalah anak laki-laki miskin, bekerja sebagai pengembala kerbau milik Ayahnya. Suatu hari, para kolonial Belanda menangkap Ayahnya dan memasukkannya ke penjara karena tidak sanggup membayar pajak, mereka juga mengambil kerbau miliknya. 

Saidjah lalu beranjak dewasa, dia ingin memenuhi wangsit ayahnya yaitu menikahi Adinda. Adinda adalah seorang anak perempuan yang bernasib sama dan merupakan tetangganya. Merasa miskin untuk menikahi Adinda, akhirnya Saidjah memutuskan untuk hijrah ke kota Batavia untuk mencari kerja.

Sebelum Saidjah pergi, dia menemui Adinda, lalu...

30 Juli 2013

Sharing, be grateful

"Kak, nanti kembali lagi ke sini nah. Adakan lagi buka puasa bersama", bisik anak perempuan yang bicaranya sambil mendesis karena habis cabut gigi.
Dan saya senyum, "Siapa namanya, Dek?"
Dengan susah payah dia menyebutkan namanya, "Azzah, Kak" sambil memegang pipi sebelah kiri dan memamerkan giginya. Ekspresinya lucu sekali.
"Azzah?"
"Accssaaa"
"Assa?"
"Bukan, Kak. Tapi A-C-C-A"
"Ooh, Acca."

Terima kasih untuk teman-teman atas kerjasama dan kerja kerasnya. Terima kasih untuk kakak-kakak yang sudah sangat banyak membantu. Terima kasih untuk Bapak/Ibu pengurus dan adik-adik panti asuhan atas sambutan hangat dan antusiasnya atas kegiatan kami. Malam ini saya diajarkan besarnya manfaat berbagi sesama, diingatkan untuk terus bersyukur. Saya sangat senang. Terima kasih :)

20 Maret 2012

I'm brokenhearted


Oliver Tate : "Ask me how deep the ocean is."
Jordana Bevan : "Shut up."
Oliver Tate : "Come on, just ask me."
Jordana Bevan : "Why?"
Oliver Tate : "Cause I know the answer."
Jordana Bevan : "Oh! Do you?"
Oliver Tate : "Yes, I do."
Jordana Bevan : "How deep is the ocean?"
Oliver Tate : "I'm not gonna say."
Jordana Bevan : "I'm brokenhearted."
Oliver Tate : "The ocean is six miles deep."
Jordana Bevan : "Good."
- Submarine

22 Juni 2011

simple as that


B : "..tapi ketika kita telah menemukan yang tepat, kenapa hati dan pikiran masih menyimpan alasan? Menurut lo gimana?"

G : "kalo menurut gue, cinta bukan hanya menemukan yang tepat. Gue juga pernah baca novel yang salah satu kutipannya itu, cinta itu ngga butuh alasan. Jika cinta membutuhkan alasan dan ketika alasan itu hilang, maka cinta itu juga akan hilang bersamanya"

B : "berarti selama ini gue salah mengartikan perasaan gue ke elo dong"

G : "hah? maksud lo?"

B : "I have a big crush on you. Really big. Tapi diikuti dengan alasan. Gue kira itu cinta, ternyata menurut lo itu bukan."

G : "haha really? jadi inti pembicaraan kita itu kesini? kalo boleh tau, sejak kapan? alasannya apa?"

B : "gue selalu ngerasa seneng kalo ada di deket lo, dan selalu pengen deket sama lo. Ngobrol bareng lo. Gue nyaman. And I love the way you treat me"

G : "Hahahaha serius?"

B : "funny, huh? tadi dan sekarang iya, ngga tau kalo semenit lagi"

G : "haha itu bukan cinta tau. itu sayang. jadi beneran lo sayang sama gue?"

B : "I think so. Terus?"

G : "so do I"

B : "for real?"

G : "kalo mau anggap itu cuma becanda juga gpp"

B : "so, uhm, are we a couple now?"

G : ":)"

B : "cute. Gue anggap itu sebagai 'yes'"


well actually, this isn't my lovelife story. it just came out from my head, and I write it here. I don't even know why:p

24 Agustus 2010